Monday, 28 March 2016

Arti Suatu Kematian Menurut Agama Islam

Arti Suatu Kematian Menurut Agama Islam
Arti Suatu Kematian Menurut Agama Islam - Kematian tidak  hanya menunjukan ketiadaan dan kafanan, namun kematian merupakan putusnya hubungan antara tubuh dan jasad, terpisahlah antara keduanya, berubahlah keadaannya, berarti pula berpindahnya dari suatu kehidupan ke kehidupan yang lain.

Kematian merupakan suatu musibah yang amat hebat 


Allah pulalah yang menamakannya sebagai "musiabah" sebagaimana firman-Nya dalam Al Qur'an Al karim:

Lalu kamu ditimpa bahaya kematian (Q S Al Maidah: 106)

Kematian merupakan hal yang akan dialami oleh setiap mahkluk yang ada di atas permukaan bumi ini, tidak ada bedanya satu dengan yang lain, Allah Subhanahu Wata'ala berfirman dalam Al Quran Al Karim:

Tiap-tiap yang berjiwa akan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan dalam surga maka sungguh dia telah beruntun. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (Q.S Al Maidah : 185)

Maka hendaklah kita tanamkan suatu hakikat dalam diri kita : bahwa kehidupan di atas muka bumi ini hanyalah sementara, terbatas oleh waktu dan ajal, yang akhirnya waktu kematian itu pasti akan datang dan kehidupan itu pasti akan berakhir...Semua akan merasakan mati baik itu orang shaleh ataupun itu orang jahat... Al Qurthubi meriwayatkan tentang firman Allah Subhanahu Wata'ala : (Zaiqatul Maut) yang berarti merasakan akan kematian tersebut.

Yang mana tak seorang pun manusia yang dapat lari daripadanya, demikian pula semua yang namanya hidup pasti akan menemukan mati. Umayyah bin Abi As Silath dalam syairnya yang indah mengisyaratkan:

Barangsiapa yang tidak mati di waktu muda niscaya akan datang matinya itu di waktu tua.
Load disqus comments

0 komentar