Tuesday, 29 March 2016

Taubat Tidak Diterima Tatkala Kematian Sudah Tiba

Taubat Tidak Diterima Tatkala Kematian Sudah Tiba
Taubat Tidak Diterima Tatkala Kematian Sudah Tiba - Allah SWT berfirman :

Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat orang-orang yang mempunyai kejahatan lantaran kejahilan yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang Allah terima taubatnya dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan yang apabila datang ajal kepada seseorang diantaranya mereka barulah ia mengatakan : "Sesungguhnya saya bertaubat sekarang". dan tidak pula diterima taubat orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itulah kami sediakan azab yang pedih. (Q.S Al An'am 17-18)

Allah SWT tidak memasukan dalam klasifikasi orang-orang yang bertaubat bila dia bertaubat tatkala kematian telah tiba maka jadilah dia orang-orang yang berputus asa. Sebagaimana hal ihwalnya Fir'aun tatkala dia sudah tenggelam dalam air maka tidak ada sama sekali manfaat keimanan yang dia tonjolkan, karena taubat pada saat itu sudah tidak diterima lagi dan terlambat. Pada saat itu beban atau taklif sudah dicabuut, artinya tidak ada lagi kesempatan bagi orang-orang mengerjakan kejahatan untuk bertaubat bila kematian itu telah tiba. Tidak pula diterima bagi orang-orang yang yang mati dalam kekufuran untuk bertaubat pada hari kiamat.

 

Taubat Tidak Diterima Tatkala Kematian Sudah Tiba


Ada yang berpendapat kejahatan yang dimaksud disini adalah kekufuran, sehingga pengertian dari ayat tersebut adalah tidak ada lagi kesempatan untuk bertaubat atas kekufurannya tatkala kematian itu tiba. Demikian pula tidak diterima taubat bagi orang yang mati dalam keadaan kafir. Allah SWT berfirman :

Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu hingga apabila datang kematian pada seseorang  dari mereka dia berkata : Ya Tuhanku kembalikanlah aku ke dunia agar aku berbuat amal yang soleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali, tidak sesungguhnya itu hanya perkataan yang di ucapkan saja. Dan dihadapkan mereka ada dinding sampai mereka di bangkitka. (Q.S Al mukminun 99-100)


Ini berarti tidak ada taubat tatkala datangnya kematian. Sesungguhnya Allah  SWT menempatkan manusia pada masa alam kubur yakni antara masa kematian dan masa kebangkitan didalam kuburnya masing-masing dimana mereka tidak dapat melaksanakan amalan-amalan yang mereka tinggalkan selama hidup di dunia, tidak pula mereka dapat memperbaiki kerusakan yang pernah mereka buat sebagaiman Allah SWT berfirman :

Dan alangkah ngerinya jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukan kepalanya di hadapan Tuhannya mereka berkata : "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar maka kembalikanlah kami ke dunia kami akan mengerjakan amal shaleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin" ( Q.S As Sajadah : 12)


Sebagaimana Firman Allah Pula :

Dan mereka bertindak di dalam neraka itu : "Ya Tuhan kami, Keluarkanlah kami niscaya kami akan melaksanakan amal yang shaleh lagi beriman". Dan Kami memanjangkan umurmu dalam waktu yang cukup untuk berfikir bagi orang-orang yang mau berfikir, dan apakah tidak  datang kepadamu pemberi peringatan? maka rasakanlah azab Kami dan tidak ada bagi orang-orang yang dhalim seorang penolon pun. (Q.S Fathir : 37)

Mereka meminta kembali ke dunia tatkala waktunya telah luput, yakni pada saat itu mereka dikumpulkan dan akan dinampakkan amal oleh Allah Rabul' izzati sedangkan mereka setelah itu akan dimasukan ke api jahanam. Dalam surat Saba' Allah berfirman :

Alangkah hebatnya jikalau mereka orang-orang kafir terperanjat ketakutan pada hari kiamat : maka mereka tidak melepas diri dan mereka terperangkap dalam jarak yang dekat untuk ke neraka. Dan diwaktu itu mereka berkata : "kami beriman kepada Allah", bagaimanakah mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang jauh itu dan sesungguhnya mereka telah mengingkari Allah waktu dan telah menduga sesuatu yang ghaib dari tempat yang jauh. Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingin sebagaiman yang dilakukan terhadap oran-orang yang serupa dengan mereka pada hari dahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam (Q.S Saba' 51-54)


Kata-kata "At-Tanawusy" dalam ayat tersebut maksudnya adalah mencapai mendapatkan sehingga berarti dimana mereka dapat mencapai keimanan dari tempat yang jauh itu, yakni setelah mereka melihat bagaimana pedihnya azab pada hari kiamat itu, maka mereka baru mau beriman kepada Allah dan rasul-Nya, padahal tempat beriman itu sudah jauh yaitu di dunia. Di awal ayat Allah menyebutkan : dan alangkah hebatnya kalau kamu melihat ketika mereka orang-orang kafir terperanjat ketakutan : artinya tatkala kematian mendatangi mereka.

Demikian pengertian tentang taubat. Maka gunakanlah waktu sebaik-baiknya untuk hal-hal yang bermanfaat yang bisa menambah bekal untuk di alam kekal nantinya karena Taubat Tidak Diterima Tatkala Kematian Sudah Tiba.
Load disqus comments

0 komentar